Santri Pondok merupakan program pendidikan utama di Zawiyah Liqaurrahmah yang dirancang untuk membina santri secara lebih intensif melalui sistem pendidikan dayah. Program ini menjadi wadah pembentukan generasi yang tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga dibina dalam adab, kedisiplinan, ibadah, dan kehidupan bersama di lingkungan pondok.
Zawiyah Liqaurrahmah sendiri merupakan lembaga pendidikan dan dakwah yang berlandaskan prinsip Ahlusunah Waljama’ah, dengan orientasi membentuk masyarakat yang kokoh secara akidah, kuat secara spiritual, dan mandiri secara fungsional. Arah besar ini menjadi dasar pelaksanaan program Santri Pondok.
Dalam daftar program resmi Dayah Liqaurrahmah, Pengajian Santri Mondok dilaksanakan setiap pagi, siang, sore, dan malam. Ini menunjukkan bahwa program Santri Pondok memiliki pola pembinaan berkelanjutan, bukan hanya belajar pada waktu tertentu, tetapi berada dalam suasana pendidikan yang menyatu dengan kehidupan harian santri.
Melalui program ini, santri dibiasakan untuk mengikuti jadwal belajar, menjaga adab kepada guru, hidup disiplin, serta membangun kebiasaan ibadah. Pendidikan pondok juga menjadi ruang pembentukan mental dan kebersamaan. Dalam salah satu kegiatan santri, disebutkan bahwa para santri belajar mendalami ilmu agama setiap hari, baik pagi, siang, maupun malam.
Tujuan Program Santri Pondok
Tujuan utama program Santri Pondok adalah membentuk santri yang memiliki dasar ilmu agama yang kuat, akidah yang benar, ibadah yang terarah, serta akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini juga bertujuan menanamkan kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan adab dalam diri santri melalui kehidupan pondok yang teratur. Dengan pembinaan yang berlangsung sepanjang hari, santri diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang dekat dengan ilmu, taat kepada guru, terbiasa beribadah, dan siap memberi manfaat bagi masyarakat.